i love this :D
shes kawaii!
firstly, this content all copied from http://www.facebook.com/#/notes/luthfi-luting/kebahagian-hidup/392624475695 , he is my friend, Luthfi Fadhila, i already asked for reblogged, all rigths reserved. happy reading! and go get ur tissue,wet.
kebahagiaan hidup
jalanan selalu lenggang di desa kecil itu, suara gemericik air masih terdengar sayup sayup di saluran air, jernih sekali airnya dan sejuk tentu saja. udara sangat bersih dan terasa sensasi yang nyaman saat kamu menghirupnya dalam dalam, tanaman masih sangat hijau, bahakan jalanan masih banyak yang tersususun dari batuan dan tanah merah. mungkin kalian bertanya kenapa aku sangat mengagumi kehidupan desa ku yang terpencil ini, tapi tahukah kalian ? disini, ditempat aku berdiri semua mimpiku dimulai dan aku bertemu orang terhebat dalam hidupku. sempurna, ah tidak hampir sempurna semua yang ada disini. sejauh apapun aku melanglang buana, kemanapun aku melangkah, tetap semua tak mengubah keyakinanku pada kampung halaman ku ini. ingin aku disini, dan tidak pergi, tapi aku ingin melihat dunia aku ingin melangkahkan kaki mungil ku ini keberbagai tempat. dan akhirnya aku pergi ke kota, dan kembali saat orang tua ku memanggilku. ya, saat terakhir ibu memanggilku.
2 hari yang lalu, dipagi hari yang sangat cerah. ibu dipanggil tuhan untuk berada disisinya, isak tangis keluarga tak akan bisa dibendung lagi. seluruh keluarga berduka sehebat hebatnya, ibu telah menjadikan dirinya suatu fondasi psikolgis dalam kehidupan keluarga dan kampung kami. beliau selalu mendengarkan orang lain dan memberi mereka nasihat, dan tidak sungkan sungkan membantunya. beliaulah yang menginspirasiku agar aku membuat pribadi yang berguna bagi orang lain.
namun kini nasihat ibu tidak terdengar lagi, beliau tersenyum saat dihampiri malaikat maut. tak pernah kulihat wajah ibu sedamai itu. dan pengorbanan sebesar itu, mempertaruhkan nyawa saat melahirkanku, bercucuran keringat saat merawatku, menangis hebat saat aku jatuh sakit, dan sampai akhir hayatnya pun beliau melawan penyakitnya hanya demi menghiburku. peristiwa “amplop ungu” di kamar kost ku mengubah segalanya, ternyata ibu yang selama ini mengirim surat itu.
tak mungkin aku secepat itu bangkit dalam suasana berkabung ibuku, butuh seharian penuh aku menyesali betapa tidak pekanya aku. sampai membuat ibu harus kepayahan mengurusi anaknya yang berteriak ” ibu, aku sudah dewasa” atau ” ibu, aku bukan anak kecil lagi” semua itu aku katakan pada ibu. tapi tetap aku tak ubahnya anak kecil dimata ibu yang butuh perlindungan dan nasihat ibu. tapi sekarang beliau pergi, ayah yang hampir berpuluh tahun menjadi suaminya tak kuasa menahan tangis. seorang istri yang setia dan selalu berbakti pada suami nya. pergi didepan matanya sendiri, ayah dimataku adalah seorang laki laki sejati yang jarang menangis. kali ini baru aku lihat beliau menangis tersedu sedu. adik ku yang emosional apa lagi, ia menangis sejadi jadinya saat ibu pergi. di punggung ku sama seperti dulu aku mengendongnya. dan aku ? tetap berdiri semampuku dengan air mata yang turun deras ..
aku memutuskan untuk pulang minggu depan, aku sangat mencemaskan ayah disana. ibu tidak ada lagi dan beliau hanya tinggal bersama adik perempuan ku yang bekerja sebagai perawat dirumah sakit daerahku. tapi pilihanku bulat, aku akan mengejar mimpiku dan akan kembali kesini lagi. 2 hari sebelum aku pulang aku memutuskan untuk berkeliling kampung bermaksud nostalgia, aku menyapa kawan kawan lama ku yang rata rata bisa menghidupi keluarga dan bahkan menikah dan pindah kekota. tak sedkit yang tidak bisa mengikuti perkembangan jaman dan hanya menjadi pekerja serabutan. miris sekali hatiku saat melihat teman smp ku yang dahulu sering bermain di bengkel bersama ku sekarang hanya menjadi montir bengkel rendahan, padahal aku sering bermain main dengannya dan membicarakan hal tentang mesin. tidak tega aku, aku memberikan nomor telepon perusahaan ku dan memintanya menghubunginya. dia sangat pintar dalam urusan mesin namun tidak pernah kuliah karena tidak sanggup, syukur syukur bisa diterima sebagai buruh pabrik ditempatku nanti. karena bos besar kami sangat lah unik, beliau sering sekali jalan jalan ke pabrik sendirian dan bertanya tanya tentang mesin. tahukah kamu ? walau dia direktur utama perusahaan otomotif, dia bahkan tidak mengeri tentang mesin !
beliau berpidato sangat karismatik tidak terpancar kesombongan di matanya, sangat hangat dan teduh pandangannya bahakan beliau mampu mengingat nama seluruh pegawai kantor pusat ! tidak tahu apa yang beliau lakukan tapi sungguh, kami sangat menghormati atasan kami. tapi tidak ada ketakutan saat beliau datang yang ada adalah kami menyapa beliau sama seperti kami menyapa teman kami. beliay merendahkan diri kepada buruh dan OB sekalipun menyapanya, mendengarkan obrolan mereka, agar kami bisa berkerja sepenuhnya bahkan kami sangat senang berkerja disana. beliau menolak dikawal kemana mana, beliau bahkan sering membawa sendiri mobilnya dari rumah kekantor. beliau tidak banyak bicara, tapi tegas dan lugas. seperti api biru, kelihatan dingin namun sebenarnya hangat sekali ..
beliau selalu berbicara bahwa jangan pernah menyerah untuk belajar, bahkan dari bawahan sekalipun atau bahkan tukang bengkel pinggir jalan. karena siapa tahu dia lebih pintar dari mu. kata kata beliau menusuk langsung ke batinku. karena itu aku tidak ingin menyianyiakan bakat teman ku satu itu, ia sangat senang dan ingin segera berkerja. aku bilang padanya tak usah kamu risaukan akan tinggal dimana kamu boleh menetap sementara di kostan aku dan bilang pada personalia kamu di rekomendasikan oleh ku dari bagian pengmbangan. aku pun langsung pergi melanjutkan perjalanan ku, aku sampai dibukit dekat kampungku. ya, itu adalah bukit tempat teman ku tinggal namun ia sudah pindah ketempat lain setelah ayahnya meniggal. pikiranku membawaku terbang diatas ranting pohon besar yang umurnya pasti sudah ratusan tahun .
aku hampir 25 tahun tapi tidak pernah memikirkan tentang kehidupan berkeluarga, adikku sudah berkenalan dan dekat dengan salah satu dokter dirumah sakitnya bahkan sudah berkenalan dengan ayahku. namun ia tak mau melangkahi kakak laki laki nya yang memang dari kecil selalu cuek tentang urusan ini. aku teringat kata sahabatku itu ” kalau cinta gak dicari, nanti malah gak ketemu ketemu. tapi kalau nyari nya kebangetan. yang ada cinta malah kabur” aku hanya tertawa mendengar celotehannya itu, dan dia memukulku dipundak sekncang kencangnya.
ah, aku lupa. sahabatku yang kuceritakan ini sebenarnya adalah seorang perempuan. ia berumur 22 tahun sekarang dia menjadi anggota bagia pengembangan, divisi yang kupimpin. singkat kata aku adalah atasannya. jangan ditanya bagaimana penampilannya, banyak sekali laki laki yang mendekatinya tapi selalu ia tolak dengan halus. aku memang jarang membicarakan masalah cinta dengannya, lebih banyak masalah kehidupan dan kerja. sepertinya aku menjadi seorang workaholic sekarang. kanegn sekali aku dengannya entah mengapa. dia memang jarang menunjukkannya padaku tapi dari matanya seperti berbeda saat orang lain menatapku, seperti sinar yang hangat dan memaju jantung, tapi lagi lagi ketidak pekaan ku mengalahkan segalanya.
hari itu aku pulang ke kota, aku tidak banyak melakukan kegiatan hanya ingin istirahat. esoknya aku pegi ketempat kerja. dan memang mungkin rejeki aku bertemu dengannya di tempat parkir, akupun menyapa dan berjalan bersama menuju tempat kerja. aku mempunyai ruangan sendiri, karena aku adalah pemimpin divisi, sedangkan dia hanya anggota bagian pengembangan yang lebihbanyak bekerja di lab, aku menceritakan semua yang terjadi kepadanya dan sungguh dia sampai terharu mendengarnya. tak kuasa melihat wanita menangis aku menyodorkan sapu tangan ku yang selalu kubawa kemana mana.
kembali keruang kerja, aku pernah ditawari untuk merekrtut asisten pribadi, namun aku menolak. aku masih bisa mengerjakan pekerjaan ini. saat itu jam 11, masih 1 jam lagi sebelum makan siang pekerjaan ku sudah selesai dan tinggal menunggu kabar dari para teknisi di lab. akupun melongo bengong di ruang kerja ku, dan yah..
apa yang laki laki 25 tahun pikirkan saat mempunyai teman wanita yang seindah itu ? kalian pasti tahu apa, dan kalian tak akan menduga kalau yang aku pikirkan adalah dia semuanya mulai dari suara yang terkesan sangat perhatian padaku, tingkah lakunya padaku yang begitu membuat kangen, dan kedewasaan nya saat membagi waktu. semua membuat ku tercengang akan hal itu. tiba tiba derit bukaan pintu mengaget kan ku ..
“Hei, siang pak bos ! mau makan gak ?”
ah itu sahabatku, dia memang suka nyelonong seperti itu. akupun tidak keberatan toh aku temannya
“iya iya mau, dimana ? di kantin lagi ?” tanyaku
dia malah melangkah ke meja kerjaku, dan ya tuhan..
indah sekali cara berjalannya, wajahnya sedikit tembem dengan paduan kacamata yang serasi dengan bentuk wajahnya dan badannya ? kawan, kalau dia tak pakai baju pun aku yakin kalian lupa akan ajaran agama. badannya serasi sekali, kadang aku curiga kenapa ia tak jadi model ..
“bosen tau makan di kantin mulu, emang kamu gak bosen ?”
“yah, aku kan yang penting kenyang bukan makan..”
“dasar gila kerja” katanya sambil terkekeh
“yaudah yaudah, ke restoran deket sini aja deh .. temen temen ajak bareng aja ?”
dia manyun ” heh, liat sekarang jam berapa ini udah pada makan semua aku aja nungguin atasan ku yang gila kerja ini”
aku melihat jam, ya ampun 12.30 ? selama itukah aku bengong ? aku langsung menyambar kunci mobil dan agak berlari.
“maaf deh, gak liat jam nih. ayo kita makan di restoran aja, aku deh yang traktir buat makasih udah diingetin makan ” sambil agak tertawa
“okey atasan yang baik, sering sering yaa ..”
godanya sambil tersenyum, dan ya tuhanku bagaimana bisa engkau membuat makhluk hidup seindah ini ? tidak ada bagian dirinya yang aku tidak suka, bahkan diam diam aku mengaguminya.
begitu sekilas dari kedekatan kami, bahkan aku seudah mengenal keluarganya. sering sekali aku diajak makan atau pergi kemanapun dengannya entah dinamakan apa kami, tapi kami sangat dekat. ada gosip beredar yang menyebutkan kami pacaran, aku tertawa terbahak bahak mendegarnya. rupanya salah satu OB pernah memergoki kami waktu kami pergi hadiah untuk ibunya yang ulang tahun, tak khayal gosip itu menyebar .
aku menghampirinya di mejanya saat waktu pulang
“eh kamu tau gak, masa aku denger dari orang orang pada bilang kita pacaran ..”
dia malah kaget dan tersentak, handphone nya nyaris jatuh ke lantai, untung aku refleks menangkapnya
“nyaris sekali teman lama, udah gak sayang handphone ya ?
“bukan bukan gitu, kaget aja dengernya.. masa sampai segitunya..”
tak dapat dipungkiri, pipi nya merah padam dan kata kata yang biasa mengalir lancar jadi tersendat, ada apakah ini ?
“mana aku tau ? aku juga baru denger tadi dari OB yang nanya ke aku ..atasan aku aja sampai nanyain gak lama setelah itu, aku sih ketawa tawa aja dengernya.. “
kataku sambil sedikit tertawa
“yah udahlah, biarin aja apa kata mereka. kamu ya kamu,aku ya aku.. “
jawabnya sambil memalingkan muka
“kalau seandainya beneran gimana yah ? gak ngebayangin deh .. hahahaha”
serentak kaget dia mendengarku berkata seperti itu, aku memang jarang bercanda dan baru kali ini aku lihat dia terkejut seperti itu, dan lagi lagi handphone nya lepas dari tangannya.
“hei nak, handphone jatuh mulu ya ? lagi kacau ya ? udah udah jangan ngomongin ginian kamu sakit ya ?”
tanyaku sambil memegan keningnya
“hei kok panas ? kamu demam ?
“ah enggak kok enggak, kamu kali yang sakit ?”
sambil dia menepis tanganku
aku tahu dia bohong, dan dia menyembunyikan sesuatu. tapi aku tidak tau apa itu, aku menyuruhnya pulang duluan namun ia tidak mau karena masih ada pekerjaan, aku memaksanya dan akhirnya ia menurut. tidak tega aku melihat sahabatku sakit tapi memaksakan diri. aku mengantarnya pulang, awalnya menolak tapi aku memohon dengan nada memelas akhirnya ia mengiyakan juga. dan tebak apa yang kupikirkan ? jalan sudah lenggang dan daerah rumahnya sangat sepi dan juga sedikit gelap ? hei laki laki, apa yang ada di pikiran kamu saat kamu bedua dalam mobil bersama perempuan cantik di suasana seperti itu ? kalau tidak kuat iman kalian, hanya tuhan yang tahu apa yang terjadi dalam mobili itu. tapi tenanglah aku tidak melakukan apa apa, dia hanya tertidur pulas di mobilku itu, aku hanya memandangi wajah tidurnya dan perasaan ku berdebar debar, apa ini namanya jatuh cinta ?
aku yang terkenal pendiam itu, bisa jatuh cinta ? aku yang gila kerja ini jatuh cinta pada sahabatku sendiri ? aku sendiri namun tidak menolaknya umurku yang sekarang adalah usia yang tepat untuk menikah bukan ? tapi banyak sekali pikiran dalam benakku . aku saja rumah masih kost dan hanya punya mobil, aku ingat dia pernah bersaran agar aku beli rumah yang pas. tapi aku luupa dan masih ingin nge kost. aku pun membeli rumah dan aku yang tak mengerti furniture ini tentu saja memninta sahabatku untuk mengaturnya, entah mengapa aku tak sungkan sungkan datang kerumahnya dan bersenda gurau dengan orang tua nya. kebetulan ayahnya suka mengendarai motor dan aku juga begitu. akhirnya setelah punya rumah sendiri aku memperkerjakan seorang pembantu seorang tukang kebun dan satu penjaga keamanan, trauma akan pencuri membuat ku mengutamakan keamanan.
aku sering gelisah akhir akhir ini, tidak tau kenapa aku ingin melamar sahabatku itu dan menjadikannya istri ku. tapi aku melakukan shalat istikharah terlebih dahulu, dan yakin seyakin yakinnya untuk tidak melepaskan kesempatan ini. aku bertemu orang tua nya terlebih dahulu tanpa ia ketahui, dan mereka menyetujui. ah, manis sekali perjalanan menuju pelamaran ini. sekarang tinggal persetujuan langsung dari sahabatku itu, ah tidak cinta ku itu.
seminggu lamanya aku mempersiapkan kejutan untuk sahabatku itu, kebetulan ia belum penah melihat rumahku saat sudah layak jadi. dia hanya melihat waktu jadi setengahnya, aku beralasan saja ingin mengundangnya kerumah baruku. aku memnita tukang kebunku merawat dan menata kebunku sebaik mungkin dan kalau bisa menyiapkan mawar putih. dan untuk pembantuku aku memintanya untuk masak seenak dan sebagus yang dia bisa, ia boleh meminta bantuan temannya yang nanti akan aku hargai dengan pantas. aku ikut menyiapkan kejutan juga, aku dulu sering memainkan keyboard saat SMA dulu dan mudah mudahan aku masih ingat, dan ternyata setelah beberapa hari penyegaran aku bisa memainkan lagu lagu dengan piano yang baru kubeli itu, akupun menulis lagu untuknya, ah sejak kapan aku menjadi melakonlis dan romantis seperti ini , biarlah cinta memang kadang membuat ku hilang akal sehat, hei sejak kapan aku berfilosofi tentang cinta ?
hari itu pun datang, dia datang dengan setelan kerja karena memang aku menyuruhnya datang sepulang kerja. aku berdegup kencang sekali,grogi. sewaktu presentasi di hadapan direksi bahkan aku tak se nervous ini. bel berdering aku mematut matut dasiku apa aku sudah keliatan bagus hari ini ? ah sudahlah yang penting aku akan melamarnya hari ini, dengar itu dunia ? aku akan melamar sahabatku hari ini !
dia masuk disambut tukang kebunku yang sudah kudandani agar terlihat rapi, dan didalam rumah diantar menuju halam belakang tempat aku menunggu . suasana kelihatan rapih dan sangat indah tepat sekali kalau aku menyebutnya makan malam yang romantis ? ah, candle light dinner
“hai” sapa ku grogi
“hei ada apa sih ? kok suasana rumah kamu begini ? masa gelap banget “
“hahaha, ya gak lah hari ini kan hari istimewa jadi didandanin rumahnya” jawabku,
“emang ada apaan hari ini ? ulang tahun aku masih lama kok”
“bukan, si mbak masak makan enaak banget soalnya sahabat terbaik aku dateng hari ini. kan furniture aja dia yang milihin” canda ku, dan kami tertawa bersama. senyuman nya tetap manis walau ditemani kelelahan di wajahnya.
yah, begitulah akhirnya kami makan dan ngobrol ngobrol sedikit dan aku mengajaknya ke ruang atas yang disitu diletakkan piano baru yang akan kumainkan.
“eh ada piano ya ? emang kamu bisa mainin ? “
ejeknya
“bisa cuma doremi fasol sama lagu bintang kecil”
balasku datar
“yaudah mainin deh, buat aku kan lagunya ? hahahahaha”
memang dasar wanita satu ini..
“iya iya dengerin ya ..”
aku menekan tanganku pada tuts tuts piano dan kaki pada pedal untuk mengatur nadanya, aku memainkan lagu yang sengaja kutulis hanya untuknya. tidak seperti latihan, aku memainkannya dengan penuh semangat dan sangat menghayati dari awal. bahkan aku memejamkan mata dan tidak melihat tuts, aku seperti kerasukan memainkannya..
hanya untuknya sahabat terbaik sekaligus cinta yang hebat, aku memainkan lagu ini, untuk membuatnya menjadi satu satunya wanita yang aku cintai dalam hidupku yang akan bersama sama tinggal diatap yang sama. aku melakukan hal ini, hanya untuknya
dia hanya tersenyum manis sekali setelah aku memainkan lagu itu, dia bertanya apa judul lagu itu. aku menjawab
“lagu itu gak ada judulnya, selama aku inget kamu. lagu itu akan selalu bisa aku mainin, itu gak perlu judul karena dibuat hanya untuk kamu”
dia kaget mendengarnya, aku tau ini saatnya . aku pun mengucapkan kalimat yang aku latih di cermin beberapa hari ini, tapi tetap aku lupa semua nya
“aku tau ini terlalu cepat,aku gak mau menunda atau bertele tele, aku juga sudah bilang ke orang tua kamu, dan aku beraniin diri buat ngomong kaya gini, dan semua ini aku buat cuma buat kamu..”
aku menarik nafas dalam dalam..
“maukah kamu menikah dengan ku ?”
ah, aku katakan juga kata kata sakral itu..
dia hanya terdiam, aku bingung sekaligus cemas kalau kalau ditolak. jujur aku tidak siap, tiba tiba dia berkata dengan muka menyesal
“maaf aku.. aku..”
aku hanya menunduk lemas dan tidak mampu berkata kata
tiba tiba dia berteriak kesas
“kemana saja kamu ? beberapa tahun ini aku nungguin kamu baru sekarang kamu ngomong kayak gini sekarang kamu ngsi kejutan dan ngomongnya pake lagu berharap mau diterima ?”
dia bercucuran airmata
“banyak laki laki yang lebih tajir, tampan , dan baik dan gak cuek macam kamu. aku bisa ngedapetin itu kalau aku mau… tapi aku cuma sayang sama kamu, orang cuek yang selalu bikin aku khawatir !”
aku terkesiap
“berarti ya ?”
aku keringat dingin menyakannya, dan kawan..
dia mengangguk dan tersenyum manis sekali, pertanda ya dia mau menikah denganku. ah manis sekali !
aku memegang tangannya dan berterima kasih, kami berpelukan, mengerti sahabat ku nanti akan menjadi istri ku dan aku akan menjadi suaminya. tak ada kata kata yang sanggup mengungkapakan bagaimana perasaanku waktu itu, kalian harus merasakannya sendir kalau ingin mengerti. aku mencintainya, ya aku mencintainya. aku tidak mau kalau bukan dia. dengan segala keburukan ku dia selalu menugguku dan menghiburku dengan sifatnya. banyak orang berkata sangat beresiko sahabt menjadi cinta. taoi aku ? aku membantahkan semua itu, aku menikahi sahabatku sendiri, seorang yang berjuang bersama ku kini menjadi pasangan hidupku. kini lembaran baru dalam kehidupan ku akan aku mulai, tidak sendirian. aku mempunya cinta dan teman, dan juga agama dalam hidupku ini. aku kan meraih mimpiku itu.. aku janji, dan kalian adalah saksinya ..
“jangan kamu pegang terlalu erat cinta mu, tapi biarkan dia tumbuh bahagia di dekatmu. karena kamu semua mengerti, mencintai bukan untuk memiliki tetapi unuk membuatnya bahagia. kalau dia bahagia karenamu itu adalah cintamu, kalau bukan kamu. tuhan akan menggantinya dengan yang lebih baik,yang kamu butuhkan bukan yang kamu inginkan”
……………………………………fin……………………………………….
thanks luthfi! this time you can make me cry! lol
i dont know for sure why i love it sound, i used this to tell some joke. this is Wipeout Australia (AXN) theme song by the way